Oleh: star5t | Agustus 25, 2010

MULUT-mu HARIMAU-mu ?!

Sahabat Hikmah….

Kita sebagai manusia memang telah diberikan banyak sekali nikmat oleh AllahTermasuk nikmat dapat berbicara.Akan tetapi…. banyak yang salah menggunakan nikmat ini.Mereka tak mengerti bahwa mulut yang telah dikaruniakan oleh-Nyaseharusnya dapat dijaga dengan baik dan digunakan hanya untuk kebaikan.

Terutama sekali pada bulan Ramadhan

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang berIMAN kepada Allah dan Hari Akhir (Kiamat), hendaklah ia BERKATA yang BAIK atau DIAM” (Muttafaq ‘Alaihi)

Lalu dalam hadist lain disebutkan:“Allah memberi rahmat kepada orang yang BERKATA BAIK lalu mendapat keUNTUNGan, atau DIAM lalu mendapatkan keSELAMATan.” (HR Ibnul Mubarak)

Demikianlah….Lidah seseorang itu sangat berbahaya sehingga dapat mendatangkan banyak kesalahan.

Imam Ghazali telah menghitung ada 20 bencana karena lidah…antara lain:

berdusta,

ghibah (membicarakan kejelekan orang lain),

adu domba,

saksi palsu,

sumpah palsu,

berbicara yang tidak berguna,

menertawakan orang lain,

menghina orang lain,

memaki,dsb.

Jadi, sebaiknya kita memelihara perbuatan kita,dan jangan menghambur-hamburkan perkataan yang sekiranya dapat membahayakan kita.Umumnya manusia yang BANYAK omong selalu berbuat SALAH dan DOSA.

Karena itu, mukmin yang senantiasa merasa diawasi oleh Allahwajib mengerti bahwa PERKATAAN itu termasuk amalannya yang kelak akan dihisab: amalan baik maupun buruk.Karena pena Ilahi tidak mengalpakan satupun perkataan yang diucapkan manusia.Ia pasti mencatat dan memasukkannya ke dalam buku amal.

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya,dan Kami lebih DEKAT kepadanya daripada urat lehernya.(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya,seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.Tiada suatu UCAPANpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.”

(QS. Qaaf: 16-18)

Karena itu…KATAKANLAH yang BAIK agar kita mendapatkan KEBERUNTUNGAN,dan DIAMLAH dari keburukan supaya kita SELAMAT.



O.F.A

sumber : http://www.facebook.com/notes/kata-kata-hikmah/mulutmu-harimaumu/437745795848

Notes:

jadi ingat beberapa hari yg lalu. seorang kurir ekspedisi menelponku bahwa ada kriman datang.sebenarnya sdh dari kemaren barangnya aku tunggu2 tp tiada kabar. eh pas telpon2 bapaknya sambil rada kesal bilang gak ketemu alamatnya dan sekarang sudah nyampe di pengairan..hua..itu kan sudah sekitar 10km dari rumah..hiks. ” iya pak, saya segera kesana, ditunggu saja. tp itu sudah jauh dari rumah.sy minta tlg kakak saja naik motor kesana” jawabku.

mau telpon ke rumah eh, pulsa abis. maklum di rumah jauh dari counter. mana belum nutup toko.. ya udah deh..buru2 nutup toko. rencana naik angkot ke rumah pun gagal krn tak ada satu angkotpun yg lewat..fiuh..akhirnya dengan terburu2 berjalan sambil sedikit lari beberapa saat kemudian sampailah dirumah^_^. but, ternyata semua orang pada pergi dan tdk ada satu sepedapun dirumah.. ok..ok..akhirnya aku dan ibu menunggu angkot lewat di depan rumah. sembari menunggu si angkot muncul bapak supirpun terus saja menelpon..”kok belum datang juga mbak?” dengan sabar aku ceritakan kronologisnya bahwa tdk ada kendaraan dirumah dan harus naik angkot krn posisi bpk sudah sekitar 10km dr rumah kami. “sabar dulu ya pak..saya pasti kesana.ini masih berusaha” jawabku

alhamdulillah akhirnya ada juga 1 angkot yg nongol..perjalanan terasa lbh lama kl lg buru2 dan selama di angkot si bapak supir ekspedisi juga berkali2 telpon lagi. ”iya pak..sebentar ya.ini saya sudah diangkot sebentar lagi nyampe” sahutku berharap si bapak supir mengerti. hemh..angkot yg kutumpangi jg tdk mau kompromi..berjalan lambat krn sambil cari penumpang. setiap ada orang dipinggir jalan si angkot berhenti u/ menawari tumpangan. yach..wajarlah memang pak supir angkot jg lg cr rezeki biar bisa kejar setoran. tentu aku tidak bisa egois dengan meminta pak supir memprioritaskan kepentinganku. begitu hampir sampe kantor perariran eh si angkot berhenti lagi kali ini agak lama karena menunggu penumpang yg msh berjalan disana. demi memotong waktu aku dan ibupun memutuskan turun saja dan berjalan karena sudah dekat. sekali lagi kami berjalan dengan sedikit berlari.. hpku berbunyi lagi. dari bpk supir ekspedisi itu lagi.. “iya..iya..pak..ini saya sudah hampir nyampe. jangan marah2 gitu dong. saya sudah berusaha maksimal ini.sabar lah” sahutku kesal.. mungkin karena saking kesalnya bpk itu telpon terus akhirnya aku lose control. lagian juga bukan semata2 kesalahan saya, ekspedisinya yg “kebablas” sampe terlewat jauh dari rumah. padahal kan seharusny barang dikirim ke alamat yg tertera tanpa harus customer yg jemput bola (mana lg puasa). dan dari awal saya juga tidak marah waktu bpknya bilang sudah terlewat jauh, justru langsung segera berusaha u/ menjemput barang ditempat bapaknya berada waktu itu. tp kenapa tidak ada pengertian u ku pikirku kesal..

“Astaghfirullahal’adhim….” aku langsung mengelus dada begitu sadar aku keceplosan marah. ya Allah aku dan bapak itu kan sama2 lagi puasa..knp harus emosi gini sih. jadi menyesal deh berucap tdk sopan pada yg lbh tua.

Alhamdulillah sekejap kemudian kami tiba di truk yg sedang parkir di pinggir jalan menunggu kedatangan kami. transaksi serah terima barang berlangsung dipinggir jalan dengan lancar. aku dan ibu berusaha memahami bpk2 itu mungkin keburu buka puasa dirumah..dan bpk2 itu sudah kami jelaskan bahwa kami baru saja lari2 kecil (hehe..kayak “sa’i ” aja lari2 kecil” ).

pas browsing2 eh dapat tulisan ini..serasa Allah lgsung mengingatkanku tentang “ucapan nada kesalku” pada bapak tadi. bukankan Rosul sudah bersabda “kul khoiron au yastmut”… “berkatalah yg baik atau diamlah”


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: